Seperti apa sih kehidupan akhirat itu?? Untuk mendapatkan sedikit gambaran mengenai keadaan kehidupan akhirat, kita harus mencari berita yang datang dari Al-Qur’an maupun hadis Nabi Muhammad saw. Berikut ini ada berita dari Nabi saw tentang keadaan manusia di akhirat.
Muaz bin Jabal pernah bertanya kepada Nabi saw: “Ya Rasulullah, jelaskan kepadaku pengertian firman Allah swt. (yaitu) pada hari (ketika) sangkakala ditiup, lalu kamu datang berbondong-bondong”. (Q.S.An-Naba’ {78}:18). Maka Nabi saw menangis sehingga pakaian beliau menjadi basah kuyup terbasuh air mata. Lalu beliau bersabda : “Hai Muaz, kamu menanyakan urusan yang besar kepadaku. Ketahuilah hai Muaz, bahwa pada hari itu umatku akan digiring dalam dua belas barisan:
Barisan PERTAMA
Mereka digiring dari kuburnya dalam keadaan TAK BERTANGAN DAN KAKI. Lalu datanglah seruan, “Mereka inilah orang-orang yang SUKA MENYAKITI TETANGGA. Maka itulah balasan buat mereka, dan tempat menetap mereka adalah neraka”.
Barisan KEDUA
Barisan ini digiring dari kuburnya masing-masing dalam keadaan MENYERUPAI BABI HUTAN. Maka diserukan oleh penyeru dari sisi Tuhan Yang Maha Rahman: “Mereka inilah barisan yang SUKA MEREMEHKAN SHALAT. Itulah balasan bagi mereka! Dan tempat menetap mereka adalah neraka!” Allah swt telah berfirman : “Maka celakalah bagi orang-orang yang salat, (yaitu) orang-orang yang lalai terhadap salatnya. (Q.S. Al-Ma’un {107}: 4-5)
Barisan KETIGA
Barisan ini digiring dari kuburnya dengan bersusah payah menyeret perut yang sangat berat. Perut mereka membesar bagaikan gunung yang di dalamnya dipenuhi ular ganas dan binatang kala buas. Mereka berjalan mengangkang bagai keledai. Penyeru dari sisi Tuhan Yang Maha Rahman menyeru: “Mereka inilah orang-orang yang ENGGAN MEMBAYAR ZAKAT! Itulah balasan bagi mereka! Dan tempat menetap mereka adalah neraka!”. Firman Allah swt: “Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak tanpa mengeluarkan zakatnya di jalan Allah, maka berilah berita gembira kepada mereka berupa azab yang pedih”.
Barisan KEEMPAT
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaan MULUTNYA MENGALIR DARAH MEMBUSUK. Maka diserukan dari sisi Tuhan Yang Maha Rahman: “Inilah barisan orang-orang yang SUKA BERDUSTA DALAM MELAKUKAN JUAL BELI! Itulah balasan mereka! Dan tempat menetap mereka adalah neraka!” Allah swt berfirman dalam Al-Qur’an: “Sesungguhnya orang-orang yang memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga murah, mereka itu tidak memperoleh bagian di akhirat, Allah tidak akan menyapa mereka, tidak akan memperhatikan mereka pada hari kiamat, dan tidak akan menyucikan mereka. Bagi mereka azab yang pedih”. (Q.S. Ali Imran {3}:77)
Barisan KELIMA
Barisan ini digiring dari kuburnya terseok-seok laksana debu tertiup angin. Bau mereka lebih anyir daripada bangkai yang telah membusuk. Kemudian dari sisi Tuhan Yang Maha Rahman diserukan: “Inilah barisan orang-orang yang suka menyembunyikan perbuatan durhaka karena takut diketahui manusia, tetapi mereka sama sekali tidak takut kepada Allah”.
Barisan KEENAM
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaan TENGGOROKAN DAN TENGKUKNYA TERPUTUS. Maka terdengar seruan dari sisi Tuhan Yang Maha Rahman: “Inilah barisan orang-orang yang suka MEMBERIKAN KESAKSIAN PALSU! Itulah balasan bagi mereka, dan tempat menetap mereka adalah neraka!” Allah swt mengisyaratkan dalam firman-Nya: “Dan orang-orang yang tidak memberikan kesaksian palsu, dan jika mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka berlalu dengan menjaga kehormatan dirinya”. (Q.S. Al-Furqan {25}:72)
Barisan KETUJUH
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaanTAK BERLIDAH, bahkan dari mulutnya mengalir darah dan nanah yang menjijikan. Lalu terdengar suara menyeru dari sisi Tuhan Yang Maha Rahman: “Inilah barisan orang-orang yang enggan memberikan kesaksian yang benar! Itulah balasan bagi mereka! Dan tempat menetap mereka adalah neraka!” Allah swt telah memerintahkan agar kita tidak menyembunyikan kesaksian yang benar, sebagaimana difirmankan: “Dan janganlah kamu menyembunyikan kesaksian, karena barang siapa menyembunyikannya, sungguh, hatinya (kotor) berdosa”. (Q.S. Al-Baqarah {2}:283)
Barisan KEDELAPAN
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaan TANGAN DAN KAKI TERBALIK. Maka terdengarlah seruan dari sisi Tuhan Yang Maha Pengasih: “Inilah barisan orang-orang yang SUKA BERZINA! Inilah balasan bagi mereka. Dan tempat menetap mereka adalah neraka!” Allah telah mengingatkan kita dalam firman-Nya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk” (Q.S. Al-Isra’ {17}:32)
Barisan KESEMBILAN
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaan wajahnya berwarna hitam dan matanya membiru serta perutnya berisi api yang membara. Maka terdengarlah seruan dari sisi Tuhan Yang Maha Pengasih: “Inilah barisan orang-orang yang memakan harta anak yatim dengan cara yang batil!” Allah telah berfirman: “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api dalam perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)”. (Q.S. An-Nisa’ {4}:10)
Barisan KESEPULUH
Barisan ini digiring dari kubur dalam keadaan tubuhnya dipenuhi dengan penyakit lepra dan kudis. Maka terdengarlah seruan dari sisi Tuhan Yang Maha Pengasih: “Inilah barisan orang-orang yang durhaka kepada kedua orang tua mereka!” Allah swt telah berfirman: “Dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua”. (Q.S. An-Nisa’ {4}:36)
Barisan KESEBELAS
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaan buta mata hati dan mata kepalanya. Gigi-gigi mereka laksana tanduk lembu jantan, bibir mereka menjulur hingga ke dada dan lidah-lidah mereka menjulur ke bawah, ada yang sampai ke perut dan ada yang hingga menutupi paha. Dari perut mereka mengucur kotoran busuk. Maka terdengarlah seruan: “Inilah barisan orang-orang yang meminum minuman keras! Padahal Allah telah melarangnya dengan tegas, sebagaimana firman-Nya,: ”Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya minuman keras, berjudi (berkurban untuk) berhala dan mengundi nasib dengan anak panah, adalah perbuatan keji dan termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung”. (Q.S. Al-Maidah {5}:9)
Barisan KEDUA BELAS
Barisan ini digiring dari kuburnya dalam keadaan riang gembira, dan wajah-wajah mereka bersinar laksana bulan purnama. Mereka melintasi jembatan Siratal Mustaqim secepat kilat, laksana halilintar yang menyambar. Maka terdengarlah seruan: “Inilah barisan orang-orang beriman yang beramal saleh!” Allah swt telah berfirman: “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu bersedih hati; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan kepadamu”. (Q.S. Fussilat {41}:30)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar